Nacho Monreal Membahas Mengenai Perjanjian Dengan Arsenal

Nacho Monreal mengatakan jika sedang membahas mengenai kontrak baru bersama Arsenal. Pemain bek berpaspor Spanyol ini mengatakan sangat menikmati masa-masa ketika berada di Arsenal.
Pertandingan Monreal hanya tinggal satu tahun lagi, sampai dengan tanggal 30 Juni 2019 mendatang. Sekarang ini bek kiri itu sudah mencapai usia 32 tahun.
Dikarenakan dirinya yang sudah tidak lagi muda, Monreal masih menjadi pemain utama di sisi kiri Arsenal. Dari empat minggu yang telah dilewati Arsenal di ajang Premier League, dirinya cuma absen pada minggu pertama dan perform dengan full di tiga kompetisi selanjutnya.
Monreal yang bahkan telah menorehkan satu gol, ketika dirinya membantu skuadnya meraih kemenangan ketika kontra West Ham United pada minggu ketiga. Sekarang ini, perpanjangan kontrak sedang dibahas dengan bersama pihak klub.
“Sekarang ini kami tengah membicarakan masalah kontrak dengan klub. Saya yang sudah selalu mengatakan jika saya merasa sangat bahagia, dan sangat bersemangat bermain untuk Arsenal. Saya sampai di klub ini sudah enam tahun lamanya. Saya memiliki ikatan hubungan bagus dengan para rekan kerja lainnya,” ujarnya.
“Kami setiap harinya menjalin kontak, maka tidak perlu khawatir. Saya merasa gembira berada di sini. Itu merupakan hal yang sangat penting,” ujar Monreal.
Ketika pembicaraan mengenai kontrak baru, Monreal mengatakan harapannya agar terus bermain hingga umur 40 tahun. Sekarang ini dirinya mengatakan jika kondisi fisiknya sangat oke.
“Itu yang menjadi ide saya, itu yang saya mau. Kita bakal lihat apa yang akan terjadi, namun untuk sekarang ini saya berusia 32 tahun dan bakal menjadi 33 tahun pada tahun ini, akan tetapi saya merasa berada pada kondisi yang sangat oke,” lanjut Monreal.
“Ide saya ialah ikut bermain hinggal tubuh saya mengatakan ‘Nacho, maaf-maaf saja namun inilah yang menjadi akhirnya. Namun, saya rasa hal tersebut masih sangat jauh. Saya juga mengaharapkan hal yang sama. Anda tak tidak mengetahui sebab tubuh Anda, kadang-kala mulai dengan sejumlah masalah, sejumlah cedera, dan Anda tidak bisa lagi memberikan 100 persen.”
“Namun, untuk sekarang ini, saya merasa berada pada kondisi oke namun saya tidak memikirkan mengenai masalah pensiun,” tandasnya.

Diego Simeone Ingin Latih Inter Milan

Diego Simeone sekarang ini mengungkapkan pendapatnya mengenai isu tentang mengasuh klub, dirinya mengatakan jika ia memang berniat untuk mengasuh eks klubnya dulu, Inter Milan. Walau demikian dia masih belum ingin mengasuhnya pada waktu dekat ini.
Pada saat dirinya masih aktif menjadi seorang pemain, Diego Simeone memang mempunyai masa-masa yang indah dengan Nerazzurri. Walau dirinya hanya memperkuat dua musim (terhitung sejak 1997), tetapi pria yang berasal dari Argentina itu juga sempat memberikan trofi UEFA Cup di tahun 1998.
Dan waktu itu dirinya memang masih memegang status sebagai coach dari skuad Atletico Madrid dan sudah berjalan hingga tujuh tahun. Serangkaian gelar juga sudah berhasil dirinya dapatkan untuk skuad tersebut, dua diantaranya yakni gelar dari Liga Europa (tahun 2012 dan 2018).
“memang sangat jelas jurnalis Italia bertanya mengenai pertanyaan yang klasik tersebut,” papar Diego Simeone.
“Saya memang sering mengatakan jika suatu hari nanti saya juga pasti akan jadi coach dari skuad inter, saya memang sudah memikirkannya menjadi pilihan,” sambung dirinya.
Namun sekarang ini dirinya masih tak ingin ganggu apa yang tengah dibangun oleh Luciano Spalletti. Dan dirinya juga masih belum mempunyai niat untuk hengkang lantaran kontraknya yang masih berdurasi cukup panjang.
“Mereka memiliki seorang coach yang bagus, dan saya sekarang ini juga sedang jalani masa luar biasa di Atleti,” lanjut dirinya.
“hal tersebut memang akan terjadi bila memang terjadi. 2020 [akhir kontrak dirinya dengan Atletico] memang masih cukup lama. Masih terdapat dua tahun lagi,” tuntas Diego Simeone.

Liverpool Takkan Lepaskan Simon Mignolet

Liverpool Takkan Lepaskan Simon MignoletLiverpool diberitakan bakal berjuang untuk tak membiarkan Simon Mignolet hengkang. The Reds bakal menjadikan Mignolet sebagai pelapis dari Alisson Becker usai Loris Karius meninggalkan klub.

Simon Mignolet sebagai pihak yang merasa tak senang dengan yang diputuskan oleh pihak manajemen itu. Sebelumnya, dirinya masih merasa bingung sebab Liverpool membiarkan Karius hengkang dari tim.

“Saya sebetulnya takt ahu menahu dengan apa yang tengah terjadi saat ini. Loris Karius merupakan penjaga gawang utama di musim kemarin dan saya ialah penjaga gawang kedua. Namun, malah Karius yang dibiarkan pergi oleh klub sebab adanya kehadiran penjaga gawang yang baru,” papar Mignolet.

“Sikap saya sudah terlihat dengan jelas, saya menginginkan untuk bisa turun ke lapangan dan jal tersebut tak mungkin bisa saya peroleh jika berada di klub ini. Maka dari itu, kenapa Karius diberikan izin hengkang dari tim sementara saya tidak diberikan izin,” ungkap Mignolet.

Usai perginya Karius ke Besiktas, Liverpool cuma mempunyai dua penjaga gawang senior, yakni kipper Alisson Becker dan juga kipper Simon Mignolet. Kondisi itu menyebabkan Liverpool mustahil untuk melepas Mignolet sebab bursa transfer di ajang Premier League telah resmi ditutup, oleh sebab itu The Reds tidak dapat memboyong penjaga gawang pengganti lagi.

Situasi itu jadi sangat tak enak untuk Mignolet. Padahal, Mignolet sempat dirumorkan diincar oleh beberapa klub, di antaranya ialah Napoli dan Fulham.

Batas waktu dari bursa transfer Liga Eropa yang bakal jatuh pada akhir bulan Agustus sudah dekat. Hal itu menyebabkan Mignolet bakal tetap bertahan di Liverpool, yang minimal akan sampai bulan Januari 2019 mendatang.

Thiago Alcantara Tolak Tawaran Real Madrid

Thiago Alcantara Tolak Tawaran Real MadridKlub sepabola Real Madrid diberitakan mempunyai niat untuk memboyong pemain anyar yang bernama Thiago Alcantara namun sekarang ini rencana yang mereka jalankan ini kelihatannya tak akan berhasil. Klub yang dibela oleh sang gelandang anyar ini diberitakan tidak menerima tawaran yang madrid untuk membeli gelandang mereka.

Julen Lopetegui mempunyai rencana untuk perkuat barisan lini tengah dengan menambah pasukan baru pada klubnya itu. Dirinya merasa jika Luka Modric dan Toni Kroos memang memerlukan pelapis yang sepadan dan kemudian dia pun berusaha untuk beli gelandang top pada sisa bursa transfer ini.

Dan terdapat satu daftar pemain anyar yang diberitakan sangat diinginkan oleh Lopetegui yakni Thiago Alcantara. Pemain dari klub Munchen itu juga dinilai mempunyai kemampuan yang luar biasa sehingga membuat dia akan mempersembahkan tambahan kualitas di lini tengah El Real.

Bayern Munchen tidak menerima tawaran yang diberikan untuk Thiago dikarenakan mereka merasa jika tawaran tersebut tidak sepadan dengan kemampuan dari gelandangnya itu. Madrid telah memberikan tawaran perdana kepada Thiago. mereka memberikan penawaran yang mencapai 40 juta Euro untuk sang gelandang.

Tetapi dari skuad Bayern ini ingin melepas pemainnya jika penawaran mencapai 60 juta euro. Dan karenanya mereka putuskan tolak tawaran perdana yang diajukan oleh Madrid itu. Tetapi Bayern Munchen tak tutup untuk tidak melepas Thiago. Mereka masih persilahkan Real Madrid untuk kembali ajukan tawaran lagi untuk sang pemain.

Pihak Munchen sendiri untuk sekarang ini juga tetapkan status Thiago Alcantara menjadi pemain yang tak dipakai lagi. Dan oleh karenanya mereka sudah siap untuk lepas sang gelandang pada musim panas ini. Munchen juga telah memboyong gelandang baru dan tak memerlukan jasa Thiago lagi.

Laga perdana Leicester City di premier league tanpa Harry Maguire dan Jamie Vardy

Laga perdana Leicester City di premier league tanpa Harry Maguire dan Jamie VardyClaude Puel sebagai pelatih Leicester City atau biasa di sebut The Foxes oleh pendukung nya, mengakui bahwa dia ragu menurunkan pemainya yaitu Harry Maguire dan Jamie Vardy, untuk laga pertamanya di Premier League kontra Manchester United, Sabtu (11/8/2018). Puel mengaku akan melihat kondisi dan perkembangan dua pemain itu terlebih dahulu.

Jamie Vardy yang berusia 31 tahun dan Harry Maguire berusia 25 tahun turut terlibat dalam perjuangan timnas Inggris di Piala Dunia 2018, yang mencapai semifinal melawan Kroasia dimana inggris harus menerima kekalahan dengan skor 2-1. Hingga saat ini, dua pemain itu pun masih menjalani masa liburannya dan belum sempat bergabung dengan skuat The Foxes tersebut
Dan hasilnya pun, mereka juga tidak bisa ikut serta dalam persiapan tim jelang pembukaan musim 2018/2019. Padahal, jasa Maguire dan Vardy pastinya sangat amat dibutuhkan saat menghadapi pasukan The Red Devils.

“Bila kami serius, saya pikir mereka tidak bisa berpartisipasi di pertandingan pertama, dengan berlatih selama lima hari bersama tim. Normalnya, mereka butuh waktu lebih. Tetapi kami akan melihat bersama dengan tenang,” ujar Puel seperti yang dikutip dari Sports Mole, Jumat (3/8/2018).
“Kami tidak membuat pemain ini terburu-buru. Setelah Piala Dunia, sangat penting bagi mereka kembali dan hidup bersama tim agar bisa menemukan atmosfer klub dan skuat,” imbuh dia.
Puel menganggap kedua pemain yang telah berjasa dalam timnas Inggris tersebut sebagai sosok penting juga bagi The Foxes. Tetapi, dia juga ingin melindungi para pemainnya dari bahaya cedera yang mungkin saja bisa terjadi.

“Tentu saja Jamie dan Harry adalah pemain yang berharga bagi kami, tetapi kami harus melindungi mereka,” sambungnya.
Laga perdana Leicester City di premier league tanpa Harry Maguire dan Jamie Vardy
“Bila mereka siap untuk bermain di benaknya, itu adalah hal yang bagus. Tetapi kami harus mengambil keputusan melindungi dari cedera,” pungkasnya.
Sebelum The Foxes memulai perjalanan di Premier League kontra Manchester United, Leicester masih harus menjalani satu pertandingan uji coba lagi melawan klub Prancis, Lille, Sabtu (4/8/2018).

Keseriusan Timnas China Taipei U-23 menghadapi Asian Games 2018

Keseriusan Timnas China Taipei U-23 menghadapi Asian Games 2018Kabar mengejutkan datang dari Timnas China Taipei U-23 yang ternyata sangat serius mempersiapkan diri mereka sebelum bertanding di Asian Games 2018 yang di selenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2018. Salah satu pesaing Timnas Indonesia U-23 di penyisihan Grup A itu melakukan latihan sekaligus uji coba di Niigata, Jepang.
Kabar ini justru dirilis Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) melalui situs resmi mereka, Selasa (7/8/2018).
Timnas China Taipei U-23 melakukan TC selama 10 hari sejak 19-29 Juli 2018 di Niigata Sacred Cup Sports Center dan Alvillage, Jepang. Tujuan utama mereka untuk memperkuat tim sebelum Asian Games 2018 di mulai.
Ada beberapa aktivitas yang dilakukan Chen Yi Zheng dkk. selama berada di Niigata. JFA menginformasikan, mereka belajar tentang materi di dalam dan luar lapangan.
Di sela latihan rutin, Timnas Taipei U-23 telah melakukan dua uji coba. Uji coba pertama dilakukan pada tanggal 24 Juli 2018, mereka kalah dengan skor 2-1 dari tim Japan Soccer College. Sehari berselang, mereka harus mengalami kekalahan utnuk kedua kalinya, kali ini dari tim sepak bola Niigata Medical and Welfare University dengan skor 4-0.
Fasilitas modern dan lingkungan yang nyaman disana, membuat timnas yang dua kali meraih medali emas Asian Games pada edisi 1954 dan 1958 ini menjalani TC dengan baik.
Mereka bisa menggelar latihan recovery dengan berenang di hotel serta berenang di pantai. Pada waktu senggang yang ditentukan, pemain juga disebut bisa berjalan-jalan di pusat perbelanjaan yang ada di kota itu sebagai bagian dari refreshing di sela rutinitas latihan Timnas Taipei U-23.
Dengan alasan itu yang membuat Asosiasi Sepak Bola China Taipei (CTFA) memilih negara Jepang menjadi lokasi TC.
“Semula kami berencana memperkuat tim di negara lain, tapi secara mendadak kami mengubah tujuan kami menjadi ke Jepang karena level dan lingkungan sepak bola Jepang merupakan yang teratas di Asia. Hal lain, karena adanya kemiripan dalam hal kehidupan keseharian di Jepang dan China Taipei,” ujar Direktur Timnas China Taipei, Peng Matsu.
“Lingkungan latihan di Jepang sangat modern dan berkelas, kami sangat senang TC di sini dan bahkan terbebas dari cedera berat. Kami ingin memperlihatkan hasil latihan di Jepang saat Asian Games mendatang,” lanjut Peng Matsu.
Timnas China Taipei U-23 akan menjalani laga pertama di penyisihan Asian Games 2018 melawan Palestina di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 10 Agustus 2018.

Luka Modric tidak akan di jual oleh Real Madrid

Luka Modric tidak akan di jual oleh Real Madrid

Sang pelatih Real Madrid yaitu Julen Lopetegui memberikan klarifikasi bahwa soal rumor tentang kepergian Luka Modric, yang di lirik oleh Inter Milan. Pelatih berusia 51 tahun itu menegaskan bahwa sang pemain tidak akan dijual dan akan tetap tinggal di Santiago Bernabeu.

Modric, yang musim lalu telah mengantar Los Blancos menjadi juara di Liga Champions, mendadak di beritakan bahwa akan hengkang dirinya. Dan Inter Milan lah yang melirik lalu berniat mendatangkannya.

Madrid yang dalam perjanjian masih mengontrak Modric sampai 2020, menegaskan tidak ingin melepas pemain tersebut dari tim Los Blancos. Presiden Real Madrid yaitu Florentino Perez telah menantang bagi klub yang berminat untuk membayar klausulnya sebesar 750 juta euro atau Rp 12,6 triliun.
Luka Modric sendiri pun belum bergabung latihan dengan Los Blancos. Ia masih menikmati liburannya usai membawa Kroasia menjadi runner up Piala Dunia 2018 di Rusia.

Presiden Real Madrid pun kemudian mengomentari spekulasi sang pemain. Ia menilai apa yang dikatakan Perez sudah jelas, bahwa Modric tidak akan dijual Los Blancos ke klub manapun. Dan dia mengklaim bahwa pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut bahagia berseragam Los Blancos.

“Saya pikir presiden sudah mengatakannya, saya tidak berpikir ada banyak hal yang bisa ditambahkan. Dia mengatakannya dengan singkat dan jelas. Luka Modric adalah pemain yang luar biasa dan kami menunggunya dengan tangan terbuka,” kata Lopetegui seperti dilansir Sportskeeda.
“Saya berbicara dengan Modric setelah Piala Dunia hebatnya. Kami akan melihatnya ketika kami kembali pada 8 Agustus dan kami akan melihat apakah dia bisa dimainkan pada tanggal 15 di pertandingan kunci pertama kami (Piala Super Eropa).”

“Apa yang saya katakan padanya pada akhirnya pendapat pribadi, tetapi apa yang saya rasakan adalah saya senang menyaksikannya bermain dan saya senang memilikinya dan akhirnya saya pikir dia akan sangat senang berada di tim. Dia adalah pemain kami. Kami bisa menikmati melihatnya bermain dan kami akan terus menikmatinya,” jelasnya.

Kepergian Modric karena sang istri

Lirikan Inter Milan terhadap pemain yang bersinar di timnas kroasia dan telah membawa timnasnya ke final walaupun tak dapat mengangkat trophy world cup 2018 di Rusia dan juga mendapatkan golden ball atau pemain terbaik yaitu siapa lagi kalua bukan Luka Modric, ya dia mendapatkan resistensi dari Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Sang Presiden sepertinya tidak mau kepergian Modric setelah Los Blancos(Real Madrid) melepas CR7 atau Cristiano Ronaldo.
Modric merupakan salah satu dari pilar yang tidak bisa tergantikan untuk club Los Blancos tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kerja sama antara Modric, Kroos dan Casemiro menjadi bagian vital yang tak tergantikan dalam era emasnya Los Blancos dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu juga, pemain berumur 32 tahun yaitu Luka Modric yang baru saja bermain sangat luar biasa di ajang Piala Dunia 2018. Performa apik nan ciamik Modric membawa Kroasia mencapai final Piala Dunia 2018. Wajar saja kalau berita tentang kepergian Luka Modric ke Inter Milan menjadi berita yang besar dan membuat kaget pendukung Los Blancos tersebut.
Modric pun tak pernah menyuarakan keinginannya untuk berpindah dari Real Madrid. Selama ini Modric selalu menyatakan bahwa dia bahagia bermain bagi club Los Blancos tersebut. Karenanya, berita rumor bahwa Modric tengah mempertimbangkan pindah ke liga serie A mengejutkan banyak pihak.
Menurut AS dan media Italia, berawal dari ide transfer Modric berasal dari istri yang berstatus sebagai agennya, Vanja Bosnic. Sang istri ingin berganti suasana dan Italia, terutama kota Milan dianggap sebagai tujuan yang tepat. Selain itu, sebagai agen, Vanja melihat transfer ini sebagai kesempatan terakhir bagi Modric untuk mendapatkan kenaikan gaji dan bonus yang besar.
Modric pun masih memiliki kontrak sampai 2020 di Real Madrid. Modric saat ini masih menikmati gaji 9 juta euro per tahun di Los Blancos tersebut. Bahkan diketahui bahwa Real Madrid semakin yakin untuk melakukan perpanjangan kontrak dengan sang gelandang karena hasil dari penampilannya di Piala Dunia.
Seperti diberitakan sebelumnya, perginya Luka Modric tidak bakal disetujui oleh Presiden Madrid, Florentino Perez. Sang Presiden mempertegas bahwa gelandangnya itu tidak mendapat izin pergi terkecuali ada tim yang membayar nilai buyoutnya.
“Luka Modric tidak akan meninggalkan Real Madrid. Dia tidak akan pergi dari sini kecuali ada seseorang yang membayar 750 juta euro sesuai klausul buyout-nya. Saya tidak akan menjualnya jika kurang satu euro saja,” tegas Perez kepada AS.

Kekalahan barcelona dengan dua kali beruntun di pertandingan pramusim

Kekalahan barcelona dengan dua kali beruntun di pertandingan pramusimBarcelona harus mengakui kekalahan dengan kembali di taklukannya mereka dengan tim Italia pada pertandingan pramusim musim ini, itu pun setelah mereka diharuskan bertekuk lutut dengan tim AC Milan dengan skor tipis 1-0 di turnamen International Champions Cup (ICC) 2018 yang digelar di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Minggu (5/8) pagi WIB.

Klub raksasa asal Spanyol atau biasa di sebut Balugrana itu menjelang pertandingan ini dengan bayang-bayang yang kelam karena dibungkam AS Roma dengan skor telak 4-2, dan kekalahan ini menjadikan yang kedua beruntun buat tim dengan pelatih Blaugrana yaitu Ernesto Valverde.

Di pertandingan ini, sebelumnya tim arahan Ernesto Valverde itu tampil agresif sejak menit pertama dan berpeluang emas untuk mencetak gol cepat andai tendangan Paco Alcacer tidak melenceng ke sisi kiri gawang dengan kipernya Gianluigi Donnarumma.

Serangan demi serangan terus dilancarkan tim Blaugrana hingga saat memasuki sepuluh menit permainan, sebelum akhirnya tim Rossoneri bisa membalas namun tendangan pemain bernama Fabio Borini di dalam kotak penalti dihalau oleh Marlon.

Pada babak pertama, jalannya pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim berusaha untuk mencoba melakukan tembakan ke gawang lawannya. Akan tetapi hingga wasit memerintahkan kedua tim untuk masuk ruang ganti, tidak ada gol yang tercipta.

Memasuki babak yang kedua, Blaugrana diawali dengan taktik brilian dan mewakilkan Sergi Roberto, Munir hingga Malcom untuk membuat tembakan ke gawang Donnarumma agar terancam, tetapi upaya mereka tidak ada yang membuahkan hasil karena tangguhnya kiper lawan di bawah mistar.

Sebaliknya, Milan pun pada akhirnya keluar sebagai pemenang setelah umpan pendek yang berasal dari Franck Kessie bisa diteruskan dengan sempurna oleh pemain pengganti Andre Silva, dan gol tersebut terasa menyesakkan karena terjadi di menit ke-93.

Adapun ini merupakan kemenangan yang pertama buat Milan di pramusim yang digelar di Amerika Serikat, sebelumnya mereka menerima kekalahan dari Manchester United lewat drama adu penalti dan juga Tottenham Hotspur.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi yang kedua beruntun bagi Barca dan duel ini merupakan yang terakhir sebelum mereka menghadapi Sevilla di ajang Piala Super Spanyol pada Senin (13/8) dini hari WIB mendatang.

Gelar kelima Manchester City mendapatkan Community Shield

Gelar kelima Manchester City mendapatkan Community ShieldPertandingan yang mempertemukan juara Liga Utama Inggris dengan juara Piala FA yaitu antara Manchester City melawan Chelsea telah dilakukan dan Manchester City lah yang keluar sebagai juara nya, The Citizens yg berada di tangan asuhan Pep Guardiola itu tanpa kesulitan mengalahkan Chelsea dengan skor 2-0 pada laga Community Shield tersebut yang dilakukan di Wembley Stadium, Minggu (5/8/2018). Sergio Aguero lah yang memberi hadiah 2 gol kemenangan kepada The Citizens pada kompetisi pembuka awal musim di Inggris itu.

Pemain berusia 30 tahun itu mencetak gol bagi Manchester City pada menit ke-13 dan 58 melawan The Blues.
Berkat Aguero lah gelar Community Shield kelima didapatkan Manchester City sepanjang sejarah, setelah sebelumnya The Citizens berjaya pada tahun 1937, 1968, 1972, dan 2012.
Dengan adanya ajang ini kembali diperebutkan oleh kampiun Premier League, sejak terakhir kali Manchester United memenangkan pada tahun 2013. The Citizens menjadikan jawara Liga Inggris kedelapan yang mampu mengangkat piala Community Shield, dari 27 edisi terakhir di era Premier League.

Gelar itu sekaligus menjadikan modal pasukan yang diasuh Pep Guardiola dalam usaha mempertahankan mahkota Inggris. Manchester City mengawali liga melawan Arsenal, Minggu (12/8/2018).
Di sisi lainnya, pelatih The Blues yaitu Maurizio Sarri mengharuskan berpikir lebih matang-matang untuk mengoptimalkan tim nya tersebut. Menggantikan Antonio Conte yang sebelumnya menjadi pelatih The Blues, maka Sarri bakal mendapat ujiannya yang pertama di Liga Inggris yaitu harus menghadapi Huddersfield Town, Sabtu (11/8/2018).

Dari jalannya pertandingan pada laga ini, The Citizens memang tampil dengan sangat efektif. Meskipun mereka hanya mampu menguasai bola sebesar 52 persen, Manchester City juga mampu mencetak 14 peluang dengan 8 di antaranya tepat sasaran.
Tetapi permainan di lapangan berbanding terbalik dari The Blues yang hanya mampu mencetak empat peluang dan cuma satu yang tepat sasaran.
Hasil ini tentunya bukan debut yang manis bagi pelatih anyar Chelsea, Maurizio Sarri.
Dengan berakhirnya Community Shield, kompetisi resmi Liga Inggris musim 2018-2019 telah resmi dimulai.